TELAGA DI WAJAHMU

Pada dua telaga di wajahmu, Kasih
aku belajar tentang begitu banyak emosi;
yang terkubur jauh di rahim bibirmu

Di sana… di ruang itu
lautan cerita seolah tak sudi mengering
seolah pusat semestaku berpindah dan nyaman bertengger di kelereng hitam yang menggantung di samudera matamu

Pahitnya kopi yang mencumbu bibirmu di pagi hari
kau sihir dengan manisnya cerita yang kau tawarkan saban pagi
serupa nyanyian yang meninabobokan
nyaman dan melenakan

Pada dua telaga di wajahmu, Kasih
Aku memilih tenggelam
Meneguk ceritamu dengan rakus
Melahap kisahmu dengan liar
membabi buta
lalu lelap di bahumu

Pada dua telaga di wajahmu, Kasih
aku ingin menetap
tak membiarkan seorang yang lain di sana
Hanya aku;

yang kala cahaya merobek masuk
kau bergumam;

Read More »