Hijau

Berikut adalah potret dari jendela ruangan tempatku biasa menulis. Kalau potret yang beberapa waktu lalu kupos dengan judul ‘Lembayung’ adalah gambaran pemandangan dari jendela kamar tidurku. πŸ˜…

Kesan pertama yang kudapatkan dari potret ini adalah kesegaran dan kesejukan. Semua tanaman itu baru ditanam beberapa bulan lalu dan ternyata sudah tumbuh baik. Padahal, musim kemarau lalu, di samping rumah semuanya jadi gersang. Huhu kasihan. πŸ˜–

Di sana ada pohon mangga, biasanya berbuah tiap akhir tahun. Namun, entah mengapa akhir tahun kemarin ia malas untuk berbuah, mungkin karena musim yang tak menentu. 🌳

Di samping rumahku juga ada pohon pisang, hanya saja belum berbuah juga. Selain itu, ada tanaman singkong, tanaman kelor, dan tanaman obat merah. Lengkap, ya? Hehe. Kampung memang tempat idaman banget, mau ini-itu tak perlu keluar duit, cukup ambil dari samping rumah saja. πŸ˜…

Lebih baik di sini, rumah kita sendiri.~

Eh, itu juga ada pohon buah naga, tapi, itu sih milik tetangga, ya! πŸ˜…

Omong-omong, beberapa hari yang lalu hari bumi. Semoga bumi kita tetap lestari dan mari menanam pohon untuk menjaga udara kita tetap sehat. 🌱

.

.

.

🏑 April 2020

10 thoughts on “Hijau

    1. Hai! Semoga betah main, ya! Hehehe.

      Ini di salah satu desa di Soppeng, Sulawesi-Selatan. πŸ˜… Kupikir kebanyakan rumah di desa-desa akan punya tanaman serupa di sebelah atau di belakang rumah.

      Salam kenal juga. πŸ˜„

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s