a poem

Sebuah surat telah kukirimkan padamu
mengarung pada desiran darahmu
lalu berlabuh di matamu

terpejamlah
di malam yang teduh
dan lihat bintang-bintang yang kupetik dan kusematkan pada ujung kertas itu
untukmu
supaya mimpimu indah sebentar lagi
karena kata telah kusulap menjadi kita di kota kecil dalam bingkai dadamu

~

Januari 2019

One thought on “a poem

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s