INFP-T

Beberapa waktu lalu, ada seorang member Komunitas Ikatan Kata–atau singkatnya kusebut saja komunikata, semoga teman-teman yang lain tidak keberatan wkwk–yang mengirim pranala tes tipe kepribadian. Nanti aku sisipkan pranalanya di bagian akhir tulisan ini, ya.

Jadi, setelah iseng-iseng kucoba klik akhirnya aku diminta menjawab beberapa pertanyaan yang jawabannya itu ada 5 pilihan.

O o โ–ช o O, kurang lebih seperti itulah gambaran pilihan jawaban yang disediakan. Buat yang sudah sering ikut tes-tes serupa atau kuisioner, tentu enggak asinglah ya sama bentuk pilihan jawaban semacam itu. Sangat setuju, setuju, netral, tidak setuju, sangat tidak setuju.

Setelah sekian pertanyaan kulewati, dapatlah hasilnya.

Seperti itulah jawaban yang tertera. Kemudian, di bagian bawahnya terdapat penjelasan panjang mengenai apa itu INFP-T.Kurangkum sedikit, ya dari hasil analisis jawabanku.

Pikiran:

19% Ekstrovert & 81% Introvert.

Energi:

71% Visioner & 29% Realistik.

Sifat:

49% Rasional & 51% Emosional.

Taktik:

19% Perencanaan & 81% Improvisasi.

Identitas:

28% Tegas & 72% Waspada.

“Mencapai 4% dari populasi, sayangnya, risiko merasa salah dipahami cukup tinggi bagi kepribadian Mediator, tetapi jika mereka menemukan orang yang memiliki kecenderungan yang sama untuk diajak berbicara, keharmonisan yang mereka rasakan akan menjadi sumber kesenangan dan inspirasi.”

Di atas merupakan penggalan yang menurutku ada benarnya. Dan hampir setiap pemaparan yang diungkapkan mirip dengan kepribadianku sesungguhnya. Sejauh yang aku rasakan selama ini, ya. Hehe.

Oh, ya. Sebenarnya, zaman sebelum masuk SMA aku pernah ikut tes serupa, wkwk. Hasilnya tidak jauh berbeda sih, seingatku. ๐Ÿ˜ธ

Omong-omong, percaya hal-hal beginian dosa tidak sih? Apakah sama kalau kita percaya dengan zodiak dan semacamnya itu? Aku serius lho nanyanya. Sempat kepikiran wkwk.

Kalau kalian mau coba, langsung saja ke sini ya: ๐Ÿ“Ž16personalities.

Atau… kaliam sudah coba? Kalian punya tipe kepribadian apa?

.

.

.

Januari 2020

18 thoughts on “INFP-T

  1. Dalam islam juga ada Ilmu Falaq, atau ilmu perbintangan, namun tidak diajarkan secara luas, takutnya akan merubah keyakinan terhadap Qodlo dan Qodar, terlebih pelajaran itu memang sangatlah sulit. Akan tetapi itu sangat diperlukan untuk mengetahui penanggalan dalam islam. Mengenai dosa atau tidaknya, tergantung kita percaya atau tidaknya. Jangan melebihi percaya kepada takdir yang maha kuasa, sebab ketentuan itu telah ditulis oleh-Nya sejak zaman Azali (sebelum adanya makhluk), sedangkan ketentuan manusia seperti rejeki, jodoh, mati dll. Itu adanya di Lauhilmahfudz.

    Liked by 2 people

  2. Klo menurut sy..pengetahuan seperti ini lebih ke ilmu mengenai manusia bukan agama..bukan untuk dijadikan kepercayaan/keyakinan melainkan untuk dijadikan petunjuk dlm memahami diri sndr dan org lain..setau sy ilmu sndr terbagi dua..ilmu keduniawian seperti saint, psikologi, ekonomi dsb..dan ilmu keagamaan seperti tauhid, ahlaq, ibadah dsb..keduanya tdk dilarang bahkan sama2 dianjurkan untuk dipelajari untuk kemaslahatan hidup manusia itu sndr..maka, sy pikir tdk ada salahnya mempelajari keduanya..terlebih bila usaha mengenal diri sndr ini dikaitkan dgn hubnya untuk mengenal penciptaNya..mencari tujuan dr penciptaan jg hidup yg dijalani..#imho..sy jg sdh pernah coba test ini hasilnya intp-t..tp ga yakin jg klo sy intp-t.. ^.^” soalnya jika lihat karakteristiknya sy lebih cenderung infj-t.. ๐Ÿ˜€

    Liked by 2 people

  3. Halo, Kuca. Aku luruskan sedikit, ya. Seperti yang udah kutulis di artikel kemarin, tes kepribadian MBTI ini bukan ramalan (meskipun ada yang bilang MBTI enggak jauh beda dengan itu dengan maksud mengejek). MBTI salah satu tes psikologi buat mengecek kemampuan kognitif. Ini juga berbeda dari ilmu falaq seperti yang dibilang Mas Nunu. MBTI bukan ramalan.

    Sedikitnya ada 3 fungsi utama ilmu psikologi: 1. Mendeskripsikan perilaku, 2. Memprediksi perilaku, dan 3. Mengendalikan perilaku.

    MBTI membantu kita untuk mengenali kemampuan kognitif masing-masing, lalu berusaha mengoptimalkannya, dan kalau bisa, menutupi kekurangan yang kita miliki. Sama seperti tes kepribadian lainnya semacam tes kokologi, enneagram, dll.

    Liked by 4 people

  4. Aku beberapa waktu lalu ikut iseng test begini sampai 2x siapa tau hasilnya beda tapi ternyata hasilnya sama, INFJ, yang katanya makhluk langka haha. Emang hampir bener semua sih penjabaran soal kepribadian INFJ ini sama aku. Tapi suka kepikiran aja, kok bisa ya pertanyaan yg begitu doang bisa menentukan sifat manusia, jadi 16 pula hehe. Kayaknya harus banyak baca ilmu psikologi.

    Liked by 1 person

  5. Wah aku juga infp, lho. Tapi nggak tau yang A/T.. udah lumayan lama aku testnya. Kalau buat aku dari berbagai test kepribadian aku paling seneng mbti. Soalnya emang rasanya akurat banget dan itu juga mempengaruhi bagaimana kedepannya kita melangkah, kita juga bisa tahu profesi yang cocok sama karakter. Heheh

    Liked by 1 person

      • Iya ya aku juga kaget, scroll down di aps karena udah lama juga nggak blog walking, terhenti di postingan yang berobat ke puskesmas dan nemuin nama di resep obat kucca, namanya mirip hanya beda satu huruf denganku ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜…

        Liked by 1 person

        • Wihhhhhh, aku jadi speechless lho ini serius. ๐Ÿ˜… Bisa sangat sekebetulan ini, masyaAllah๐ŸŒป๐ŸŒป Btw, thanks ya udah berkunjung ke blogku dan baca baca postinganku. Gak sabar pengen segera ke postinganmu, nih. ๐Ÿ˜…

          Like

  6. Haha aloha sesama pecinta kuning๐Ÿ๐Ÿ˜‚ bisa Sharing-Hearing banyak karena kebetulan ini. Ya sama-sama. Silakan, blogku semi-hiatus ๐Ÿ˜ข dan isinya tidak sebagus kucca~ tapi, selamat berselancar ๐Ÿ„

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s