Tempat Bersembunyi

Begini, waktu itu aku pernah buat postingan tentang keinginanku menemukan ruangan persembunyian baru, ya?

Read More »

Tukbatuk Pancaroba

Sudah hampir empat hari ini aku dilanda demam tinggi. Selain karena emang cuaca yang masih labil di tempatku, aku juga agak kepikiran tertular dari ponakanku yang sempat bermalam di rumah. Yap, waktu itu si kecil umur tujuh tahun itu sedang demam tinggi juga.

Selain demam, batuk ternyata juga enggak mau kalah. Tiap kali aku demam, pasti batuknya menyusul. Bukan batuk berdahak, alhamdulillah, cuma ya ganggu banget. Mulai tenggorokan sampai perut harus kerja ekstra tiap kali batuk. Dan mirisnya, batuknya bisa dibilang datang tiap beberapa kali dalam semenit. Hikssss…

Nah, baru setelah tiga hari batuknya enggak sembuh-sembuh aku kepikiran obat tradisional, yang semoga ampuh. Bahannya cukup mudah sih, mungkin juga sudah banyak yang membagikan informasinya di internet, yaitu kecap ditambah jeruk nipis. Beuh, meski rada kecut, tapi rasanya enak, sih. Hihi.

Sejauh ini, aku baru meminum ramuan(?) itu–kalau boleh kusebut begitu–dua kali. Tepatnya sebelum tulisan ini dibuat. 😹

Duh, tulisan ini cenderung curhat deh. Maaf-maaf, tapi kalau kalian punya saran ramuan obat batuk tradisional lainnya, silakan komen di bawah, ya! 😹😹

.

.

.

.

Januari, 2020