[Resensi]: Stormitory – Rina Kartomisastro

  • Identitas Buku:

Judul Buku: Stormitory

Penulis: Rina Kartomisastro

Penerbit: Bhuana Sastra

Tahun Terbit: 2018

ISBN: 978-602-455-268-8

  • Blurb:

“Ini… kost campuran? Cewek-cowok? Atau kost ceweknya terpisah di rumah lain?”

Lelaki lolipop memutar matanya dengan gaya jenaka, seperti bingung dengan pertanyaan Una. Tak lama, ia tersenyum sambil menatap mata Una lekat-lekat. “Seperti yang kamu lihat, runahnya cuma ada satu. Dan, ini bukan kost campuran, tapi kost khusus cowok.”

“APA??!”

  • Resensi:

Stormitory ini adalah satu dari sepuluh buku yang kubeli beberapa waktu lalu. Novel ini juga yang pertama kali mencuri perhatianku untuk membacanya karena sedikit blurb+sinopsis pendek di sampul belakangnya.

Omong-omong, alasan lainku adalah karena sinopsis yang kumaksud itu langsung mengingatkanku pada novel The Chrinicles of Audy, yang terjebak dengan cowok-cowok tampan di keluarga 4R.

Eum, sebenarnya aku sama sekali tidak ingin membandingkan keduanya, hanya saja… mungkin aku tidak bisa untuk tidak melakukannya. Karena… premis ceritanya terlalu mirip, menurutku.

(Mirip bukan berarti sama lho, ya! Hehe.)

Novel ini termasuk ringan. Diceritakan seorang gadis bernama Una, semester lima dan kuliah di Jurusan Komunikasi di salah satu kampus di Jakarta, memilih Kota Malang sebagai kota tempatnya magang.

Ia sebenarnya bisa magang di Jakarta atau lokasi yang jaraknya dekat dari rumahnya, tetapi ia punya alasan kuat mengapa harus Kota Malang. Alasan itu tak lain adalah Fedy, senior Una kala masih SMA, dan baik banget pada Una.

Berangkat dengan kereta, Una mengalami insiden setibanya di Malang. Pertama, ia hampir saja melupakan tasnya kalau saja seorang cowok yang tak ia kenal menyerahkan tas itu padanya. Kedua, Una tersesat di jalan. Ia tidak tahu bagaimana supaya bisa tiba di penginapan gratis yang beberapa hari sebelumnya dicarikan ayahnya. Ketiga, ia ditolong oleh seorang cowok yang superdingin. Cowok itu mengantarnya hingga tiba di alamat yang ia maksud. Keempat, Una terperanjat. Ternyata, penginapan yang dicarikan ayahnya itu adalah kost khusus cowok!

Lalu, bertemulah Una dengan orang-orang aneh bin ajaib di The Random House–nama kost itu. Kost yang berisi orang-orang random. Fiuuuuuh.

Ada Deva, cowok tengil, usil, baik hati, perhatian, dan suka lolipop di usianya yang tidak remaja lagi! Dan oh.. dia playboy!

Ada si Kembar, Endra dan Endru. Endru yang selalu memakai topi dan si Endra yang tidak suka dengan Una sejak pertama bertemu.

Ada si Altof, pemuda berkacamata yang karismatik.

Ada Bayu, pemuda dingin yang susah dideskripsikan!

Dan ya, satu lagi. Mamas.

Mamas itu… seekor kucing, omong-omong. 😻

Dan begitulah kisah ini bermula.

Di antara kelima cowok di The Random House (+ 1 Mamas), Una paling dekat dengan Deva. Namun, kemudian ia pelan-pelan juga dekat dengan Mas Altof yang berubah dipanggil jadi Bang Altof ketika Una tahu bahwa Altof juga orang Jakarta.

Una mulai magang di majalah Paper Girls, sesuai tujuannya semula, Una berusaha mencari tahu keberadaan Fedy. Di tengah-tengah permasalahan itu, Una juga terusik oleh kabar simpang siur yang mengatakan bahwa di The Random House, pernah terjadi pembunuhan. Lalu… di antara lima cowok itu, siapa pembunuhnya?

Yaa… seratus lima puluh halaman pertama, aku bosan. Jujur. Meski premisnya kuat, sayang sekali Rina Kartomisastro belum mampu membuatku jatuh hati semenjak di kata pertama–atau paling enggak di paragraf pertama. Sayang sekali.

Mm, mungkin juga karena aku menaruh ekspektasi terlalu tinggi pada novel ini. Aku diam-diam menaruh harap bahwa novel ini akan seseru The Chronicles of Audy. Namun ternyata… aku justru kecewa.

Di novel ini, aku banyak menemukan ketidakkonsistenan tokoh. Yang awalnya tujuan Una ke Malang kan mau mencari Fedy, lha, kenapa sepanjang novel ia justru sibuk mencari tahu rahasia di The Random House. Teruuuus, penggambaran cowok-cowoknya juga tidak membuatku menitipkan hati pada satu pun di antara mereka. Aku tidak tahu harus ngeship si Una ini dengan siapa. Apakah Deva? Altof? Bayu? Atau siapa?! Di antara mereka, aku kok tidak menemukan chemistry (?).

Aku bingung, sungguh. 😹

Heheheeee….

Oh, ya. Selain persoalan itu, alurnya terlalu terburu-buru juga menurutku. Dan paling penting ada bagian yang absurd, tidak jelas, dan membingungkan.

Ada adegan ketika si Altof dan Bayu tiba-tiba saling serang, mendadak. Dan aku kaget, dong. Pasalnya, sebelumnya konfliknya apa, sama-sekali tidak diceritakan. Pun setelahnya, juga tak tergambar jelas apa alasan mereka saling serang.

Bukannya tegang dengan aksi itu, aku malah mengerutkan dahi; bingung sungguh aku bingung.

Di beberapa bagian saat penceritaan Si Kembar, aku menemukan typo. Ada yang seharusnya ditulis Endra malah tertulis Endru, dan sebaliknya.

Panjang yaaaa komentarku. Hehe. Tenang… tenang.

Selain itu, aku suka kok beberapa bagian dari buku ini. Pertama sampulnya. Unyu cute, menggemaskan. Ukuran novelnya juga imut, enak kalau dibaca.

Kedua, buku ini lumayan paslah dibaca untuk refreshing setelah banyak tugas. Meski banyak kekurangannya, dengan usaha keras, penulisnya bisa menyisipkan sisi humor hingga ketika membacanya aku bisa terhibur, hehe.

Ketiga, pesan yang ingin disampaikan penulis, bisa dibilang lumayan berhasil.

Keempat, aku suka bagian kebersamaan si Kembar yang saling cuek tapi diam-diam saling perhatian. Uuuuh. 🌻 Dan karakter Deva sebenarnya lumayan bikin terenyuh, terutama fakta mengenai masa lalunya. 🌻

Kelima, karena ada Mamas. 😹

Dan begitulah pengalamanku membaca Stormitory. Kamu sudah pernah baca juga? Yuk berbagi pengalamanmu di kolom komentar, thankssss. 🙂

  • Penilaian:

3 dari 5 Bintang

.

.

.

📖 Oktober 2019

4 responses to “[Resensi]: Stormitory – Rina Kartomisastro”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: